Ini Dia 5 Penyebab Laptop Lemot yang Perlu Kamu Ketahui


Laptop atau komputer yang berjalan lemot bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mengapa hal semacam itu bisa terjadi? Itu karena kamu sering menggunakan perangkat tersebut. Saat kamu menjalankan banyak program di laptopmu, berselancar di dunia maya dengan browser yang penuh ekstensi, atau menyimpan banyak film atau lagu di hard disk, mereka semua akan berpengaruh pada kinerja laptopmu.


Jika kamu merasa laptopmu bekerja seperti siput berjalan, maka sudah saatnya harus melakukan bersih-bersih di sistem laptopmu. Atau jika perlu kamu melakukan upgrade pada perangkat keras laptopmu (seperti RAM atau HDD). Lalu apa saja yang menyebabkan laptop menjadi lemot? Inilah jawabannya.


1. Terlalu Banyak Program yang Berjalan




Hal ini juga sangat berpengaruh bagi laptopmu. Sama seperti hal di atas, program yang terlalu banyak dibuka pada saat bersamaan dapat membuat laptop lemot. Program-program yang sedang kamu jalankan akan bergantung pada RAM. Jika RAM-nya tidak memadai, bukan tidak mungkin laptopmu akan berhenti bekerja saat banyak sekali program yang berjalan dalam satu waktu.


Untuk menangani hal ini, kamu bisa pergi ke Task Manager (untuk Windows / Ctrl+Alt+Del) atau Activity Monitor (untuk Mac / ketik Cmd+Space di Spotlight bar) untuk melihat program apa saja yang sedang berjalan dan terlalu banyak membebani prosesor. Lakukan End Task untuk program-program yang bisa kamu matikan.

Bila laptop  tetap lemot bahkan setelah program-program tersebut dihentikan, maka kamu bisa lakukan restart laptop atau mematikannya untuk sementara waktu.


2. Terdapat Virus




Virus, spyware, dan malware adalah ancaman bagi laptopmu. Mereka bisa menyebabkan laptopmu berjalan lemot. Hal itu tak lain karena mereka bisa saja memasukan program jahat ke laptopmu. Mereka juga bisa membajak browsermu dan melakukan phishing (mencuri informasi-informasi pentingmu). Program jahat yang dibawa oleh virus-virus tersebut biasanya memaksa menjalankan iklan secara acak dan tidak dapat kamu hindari.



Untuk menangani hal ini, kamu bisa melakukan scan malware. Salah satu alat yang direkomendasikan untuk melakukan pekerjaan ini adalah dengan Malwarebytes. Penulis pernah beberapa kali terkena virus yang selalu menampilkan iklan saat akan browsing. Setelah menggunakan Malwarebytes, mereka semua bisa dibasmi!


3. Laptopmu Kotor




Debu adalah yang paling umum mengotori body laptop. Debu juga bisa masuk ke dalam laptop melalui lubang-lubang yang tersedia. Jika terlalu banyak debu yang hinggap di laptopmu, hal itu bisa menyebabkan laptop tidak bisa bernafas lega karena ventilasinya banyak yang tertutup debu.

Saat itu terjadi, prosesor jadi mudah panas dan dapat menyebabkan laptop berjalan lemot (bahkan mengalami malfungsi atau crash). Jadi, agar hal ini tidak terjadi, sering-seringlah membersihkan body laptopmu. Jika perlu, gunakanlah kipas pendingin saat laptop sedang digunakan agar suhunya tetap terjaga.


4. HDD Laptopmu Sudah Lelah




HDD atau Hard Drive adalah salah satu komponen utama dalam laptop yang berguna sebagai ruang penyimpanan. HDD ini memiliki komponen bergerak di dalamnya dan pastinya memiliki masa pakai karena alat itu harus bekerja setiap laptop atau komputer dinyalakan. Hal ini berlaku juga bagi makhluk hidup, bukan?


Lalu bagaimana untuk memperbaiki masalah ini? Kamu bisa mengganti HDD laptopmu dengan ruang penyimpanan yang lebih baik dan bekerja cepat, yaitu SSD. Medium penyimpanan ini dibuat tanpa ada komponen bergerak di dalamnya. Karena tidak menggunakan tipe penyimpanan yang bergerak, SSD ini memiliki ketahanan yang lebih baik.

Selain itu, SSD juga mampu bekerja lebih cepat dan mampu meningkatkan kinerja laptopmu. SSD dijual dengan harga yang lebih mahal ketimbang HDD. Kapasitasnya juga tidak sebanyak HDD. Namun, mengganti HDD dengan SSD adalah satu pilihan terbaik untuk memperbaiki performa laptop. Kamu bisa cari tahu soal SSD ini pada artikel “Jenis-jenis SSD dan Kelebihannya“.


5. Ruang Penyimpanan Penuh





Ruang penyimpanan yang penuh juga memberikan dampak bagi kinerja laptop. Mungkin kamu pernah merasakan HP-mu berjalan sangat lemot karena ruang penyimpanan yang hampir habis. Namun kemudian terasa lebih cepat kembali saat file-file sampah tidak berguna dihapus dari memori. Hal ini juga berlaku bagi laptopmu.

Di laptop mungkin kamu terlalu banyak menyimpan koleksi film atau lagu. Bahkan hasil kerjamu yang penting juga mungkin ada di sana. Cara menanggulangi hal ini adalah dengan memindahkan data-data tersebut ke hard disk eksternal. Kamu bisa membeli barang tersebut dengan harga yang cukup terjangkau. Bahkan hard disk yang berukuran 1 TB pun bisa dibeli dengan harga kurang dari satu juta rupiah.